Sejarah Singkat

Pusat Budaya Widya Mitra didirikan tahun 1995, yang sebelumnya merupakan Perpustakaan Belanda bernama “Nederlandse Bibliotheek & Leezaal” Semarang. Pendirian ini bertujuan untuk lebih memperluas jangkauan aktivitas yang tak hanya pada perpustakaan melainkan juga kegiatan budaya dan kursus bahasa Belanda.

Dalam perkembangannya, Widya Mitra lebih sering dikenal sebagai lembaga yang menyelenggarakan beberapa kegiatan budaya seperti konser musik, pameran seni rupa, pemutaran film, sampai kegiatan yang bersifat ilmiah. Kegiatan-kegiatan tersebut bisa berjalan berkat kerjasama yang erat dengan Kedutaan Besar Belanda, Pusat Budaya Belanda “Erasmus Huis”, dan Pusat Bahasa Belanda “Erasmus Taalcentrum” di Jakarta. Selain itu juga adanya kerjasama budaya dengan berbagai lembaga baik pemerintah, swasta, sekolah, perguruan tinggi, LSM, sampai organisasi internasional.